5 Cara Pendidikan Seks Agar Anak Terhindar Dari Kejahatan Seksual

By | January 3, 2020
Hasil gambar untuk 5 Alasan Kenapa Anak Perlu Pendidikan Seks


Maraknya persoalan kekerasan terhadap anak dibawah umur menyebabkan kekhawatiran guna orang tua. Pasalnya, kekerasan seksual terjadi hampir setiap waktu dan dekat dengan kita. Baru-baru ini terbongkarnya grup pedofil di facebook “Official Candy’s Group” dengan tertangkapnya admin dari grup tersebut. Grup yang berisikan tentang percakapan tidak pantas antar anggota, foto dan video kekerasan seksual terhadap anak, hingga cara-cara membujuk anak-anak dibawah umur.

Kekerasan seksual terhadap anak tidak hanya dilakukan oleh orang yang tidak kamu kenal, namun dapat terjadi dari orang terdekat. Banyak persoalan yang ditemukan tetangga mencabuli anak tetangganya, kakek mencabuli cucunya, sampai permasalahan yang paling miris merupakan seorang ayah yang berani mencabuli anaknya. Hal ini disebabkan oleh perilaku menyimpang dari pelaku dan diperparah dengan ketidakmampuan anak melawan perlakuan mereka. Berdasarkan peristiwa tersebut, sangat penting guna orang tua untuk mengajarkan pendidikan seks guna anak sejak anak masih kecil.

1. Tanamkan kelaziman malu guna anak.

Penting guna orang tua mengajarkan rasa malu guna anak agar anak dapat menghargai dirinya sendiri. Mengajarkan batasan-batasan dalam bermain dengan lawan jenis. Memberi arahan untuk tidak melepas dan mengolah pakaian di tempat umum.

2. Membatasi pekerjaan menonton pada anak.

Disamping dampak negatif yang muncul dari kebiasaan menonton televisi terlalu lama, tayangan yang dipertontonkan guna anak juga tidak semuanya bernilai pendidikan. Banyaknya tayangan yang menunjukkan adegan-adegan yang belum pantas ditonton oleh anak. Hal ini akan mengakibatkan anak meniriu adegan dalam tayangan tersebut karena sifat alamiah dari anak merupakan meniru apa yang mereka lihat. Lebih baik bermain bersama anak daripada membiarkan anak menonton televisi.

3. Jauhkan gadget dari anak!

Dewasa ini tidak tidak banyak orang tua dengan bangga memberikan gadget guna anak. Sebagian oang tua bahkan memberikan akses penuh gadget guna anak dengan dalih agar anak dapat belajar atau agar anak tidak menganggu pekerjaan orang tua. Namun, urusan tersebut bukanlah langkah yang tepat guna orang tua. Anak tidak dipedulikan mengunduh games tanpa pengawasan orang tua. Padahal banyaknya konten yang tersembunyi dari games tersebut. Banyaknya unsur pornografi dan perilaku yang tidak lumayan pantas ditonton oleh anak ada di dalamnya.

4. Kenalkan bagian tubuh yang tidak boleh ditonton dan disentuh orang lain.

Kenalkan anak bagian-bagian tubuh dan fungsinya, kemudian berikan penjelasan ada bagian tubuh tertentu yang tidak boleh ditonton dan disentuh orang lain. Bagian tubuh tersebut antara lain dada, bibir, organ reproduksi dan pantat.

5. Ajarkan konsep perbedaan jenis kelamin guna anak.

Orang tua perlu mengajarkan anak tentang perbedaan jenis kelamin antara perempuan dan laki-laki. Memberikan contoh bahwa laki-laki nantinya akan seperti ayah dan wanita laksana ibu. Konsep perbedaan jenis kelamin ini juga berfungsi untuk mengajarkan anak menggunakan toilet dan pakaian sesuai dengan jenis kelaminnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *