Mana yang Lebih Baik, Keringkan Rambut secara Alami atau Hair Dryer?

By | August 15, 2017

Sering dengar berbagai omongan, “Jangan sering-sering pakai hair dryer nanti rambutnya rusak.” atau “Biarin kering secara alami saja, lebih sehat daripada pakai hair dryer.”Kamu sering mendengar ungkapan seperti di atas? Jika ya, apakah kamu salah satu orang yang sering menggunakan hair dryer untuk mengeringkan rambut atau membiarkan rambut kering dengan sendirinya? Nah dilansir dari kumparan. Selama ini banyak orang yang beranggapan jika menggunakan hair dryer untuk mengeringkan rambut merupakan hal yang kurang tepat. Rambut kering, pecah-pecah, hingga rontok menjadi hal yang banyak dikhawatirkan jika kita terlalu sering menggunakan hair dryer.

Akibatnya, banyak orang yang akhirnya lebih memilih membiarkan rambut mereka kering dengan sendirinya atau dibantu dengan mengeringkan di depan kipas angin. Tapi, tahukah kamu jika mengeringkan rambut dengan hair dryer ternyata jauh lebih baik jika dibandingkan membiarkan rambut kering dengan sendirinya?

Dilansir Times of India, sebuah studi baru-baru ini mengungkapkan jika menggunakan udara bebas untuk mengeringkan rambut dapat membuatnya menjadi rusak, dibandingkan dengan menggunakan hair dryer. Para Ilmuan menuturkan bahwa rambut memerlukan waktu lama untuk mengering secara alami dan dalam waktu tersebut air akan menyebabkan kutikula membengkak serta retak.

Lalu, apa yang harus dilakukan? Menghentikan pengeringan secara alami dan beralih menggunakan hair dryer? Atau tetap berpegang pada rutinitas yang selama ini kamu lakukan?

Tak perlu khawatir, berikut beberapa langkah yang bisa membantu kamu mengeringkan rambut dengan cepat tanpa menimbulkan kerusakan:

  1. Gunakan Handuk untuk Mengeringkan Rambut Kamu

Hal pertama yang harus dilakukan setelah kamu keluar dari kamar mandi adalah menggunakan handuk untuk mengeringkan rambut. Untuk menghindari kerusakan dan pengerutan, jangan menggosok handuk dengan kencang pada bagian rambut.

Lindungi rambut kamu dari hal-hal yang kasar dan peraslah sisa air pada rambut dengan lembut. Cobalah untuk mengeluarkan kelembabab sebanyak mungkin sebelum beralih ke pengering rambut.

  1. Hindari Menyisir Rambut Basah

Dalam keadaan apapun, sebaiknya kamu jangan menyisir ketika rambut masih basah, bahkan jika rambut telah sedikit mengering. Menyisir rambut saat dalam keadaan basah menyebabkan rusak dan pecah-pecah.

Jika memang dengan terpaksa harus menyisirnya dalam keadaan basah, maka kamu bisa gunakan serum, conditioner, dan minyak rambut sebelum menyisirnya. Oleskan serum dari akar kepala hingga ke bagian tengah dan ujung rambut, kemudian diamkan sejenak sebelum kemudian disisir. Kamu juga bisa menggunakan blow dryer pada seting terendah sebelum menyisirnya, untuk menghindari rambut menjadi kusut.

  1. Waktunya Menggunakan Hair Dryer

Menggunakan panas langsung pada rambut yang basah akan menyebabkan kerusakan irreversible. Jangan menggunakan pengaturan panas yang lebih tinggi dari pengering kamu sampai rambut hampir kering.

Gunakan pengaturan panas terendah saat berpindah dari satu bagian ke bagian lainnya. Keringkan rambut perlahan dan jangan mencoba menambah panas untuk mempercepat prosesnya. Rambut yang bagus memerlukan proses yang panjang.

  1. Tata Rambut dengan Gaya yang Kamu Suka

Tata rambut kamu setelah semua air menguap dan kering seutuhnya. Bila kamu menatanya di saat keadaan basah, hal itu tidak hanya menyebabkan kerusakan, tetapi juga dapat membuat rambut menjadi rapuh. Tidak disarankan juga untuk menata rambut dengan panas di atas 210 derajat dan selalu gunakan spray pelindung rambut sebelum menatanya.

Sumber : kumparan.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *